Flemish Giant 1

cara pemesanan sms saja ke nomer saya 083863391336 ,

Flemish Giant 2 Dijual

cara pemesanan sms saja ke nomer saya 083863391336

Flemish Giant 3 Dijual

cara pemesanan sms saja ke nomer saya 083863391336 , BBM 32748a82

Flemish Giant 4

cara pemesanan sms saja ke nomer saya 083863391336 , BBM 32748a82

Anakan Flemish Giant 5

cara pemesanan sms saja ke nomer saya 083863391336 , BBM 32748a82

Saturday, 12 November 2011

Buku Kelinci " Kelinci Domestik "

Untuk meraih sukses beternak kelinci mestilah kita memulai dengan paradigma baru yang tepat dan realist is dilakukan di lingkungan Indonesia. Kelinci sakit ada sebabnya. Oleh karena itu yang terpenting adalah memahami mengapa kelinci itu sakit dan kemudian melangkah untuk menghindari. Di dalam buku ini disajikan ulasan lanjutan dari buku sebelumnya (Kelinci: Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu) untuk mengatasi masalah-masalah krusial penyakit kelinci di kandang domestik.

Lebih dari itu, buku ini juga mengulas masalah metode pengobatan melalui perawatan makan dan jenis makanan yang tepat. Banyak tanaman obat di lingkungan kita yang sangat baik untuk kelinci. Sayangnya kita tidak tahu tentang jenis aneka ragam tanaman tersebut sehingga kita tidak bisa memanfaatkannya. Padahal jika dimanfaatkan secara baik, kita bisa memelihara kelinci tanpa harus bergantung dengan pakan dan obat yang komersil yang mahal harganya.

Buku ini sangat penting sebagai pedoman memelihara kelinci para penjaga kandang yang setiap hari mengurus kelinci. Perlakuan yang manusiawi, meracik pakan yang sehat, serta pengobatan tradisional akan sangat membantu menyelesaikan masalah-masalah kelinci domestik.

=====================

Pemeliharaan secara domestik mestinya tidak mengubah secara total pola kehidupan kelinci hingga tercerabut dari habibat alamnya. Di era modern, perlu strategi khusus “merumahkan” kelinci dengan pelayanan yang sesuai kebutuhan hidup kelinci, -bukan sesuai kehendak pemiliknya. Antibiotik-modern yang berbahaya mesti diminimalisir. Solusi tanaman obat terbukti lebih mudah, murah dan aman.

“…Campuran minyak esensial (astiri) dan campuran ekstrak tanaman memiliki efisiensi yang cukup melawan Eimeria dan Clostridium. Merupakan solusi menarik dalam pemeliharaan kesehatan kelinci.” (M. Colin dan A.Y Prigent).

Solusi praktis buku ini meliputi:

  • Pemahaman habitat kehidupan kelinci
  • Manajemen kandang dan pola makan secara tepat
  • Tips perawatan hamil dan perawatan anak
  • Tips pemberian makanan yang cocok dan murah
  • Tips merawat dan mengobati penyakit
  • Pemanfaatan tanaman obat untuk kelinci, dll.

ISI BUKU KELINCI DOMESTIK:

  1. PEMAHAMAN PERILAKU KELINCI
  2. persyaratan kandang dan lingkungan hidup kelinci.
  3. pemilihan bibit yang baik dan tepat
  4. pemahaman tentang suhu dan kelembabab
  5. mengatur kunjungan orang ke kandang
  6. PERKAWINAN, PENYUSUAN DAN PERAWATAN ANAK
  7. cara mengawinkan secara tepat
  8. mendeteksi kehamilan
  9. perhatian masa menyusui induk
  10. karakter induk hamil
  11. perawatan anak kelinci
  12. PENCERNAAN DAN MAKANAN KELINCI
  13. sistem kerja pencernaan
  14. komposisi pakan kelinci
  15. karbohidrat sebagai pakan tambahan
  16. pakan padat sebaiknya apa?
  17. tentang hay
  18. jerami
  19. sayuran
  20. pentingnya air minum
  21. buah
  22. makanan apa saja yang harus dihindari
  23. antara pellet dan rumput
  24. mengatur pola makan induk dan anak dalam satu koloni
  25. Bagaimana mendapatkan pakan yang baik?
  26. RUMPUT DAN TANAMAN OBAT UNTUK KELINCI
  27. bahaya antibiotiK
  28. tanaman herbal untuk kelinci
  29. jenis-jenis tanaman dan rumput penting
  30. PENYAKIT, PERAWATAN DAN PENGOBATAN
  31. luka
  32. penyakit kulit
  33. kudis/scabies
  34. sakit mata
  35. bisul
  36. radang payudara (mastitis)
  37. stres
  38. lumpuh/radang sendi
  39. salmonella
  40. sakit gigi
  41. kembung
  42. mucoid enteropathy
  43. caecal impaction (kolaps)
  44. enteritis (radang usus)
  45. cacingan
  46. kanibal
  47. kokidiasis
  48. pasteurella multocida (pilek, tengeng dll)
  49. makan bulu
  50. masalah air kencing
  51. ANTIBIOTIK UNTUK KELINCI
  52. anastesi dan analgesi untuk kelinci
  53. cara menyuntik kelinci.
Judul Buku: Kelinci Domestik (Perawatan dan Pengobatan)/ Penulis: Faiz Manshur & Mutasim Fakkih/ Penerbit: Nuansa Cendekia Bandung, April 2010/Tebal: 244/Halaman/Harga: Rp 46.000

Untuk menambah wawasan, pengetahuan kita mengenai pemeliharaan kelinci dengan benar , buku "Kelinci Domestik " layak untuk kita beli .

Grooming Mencegah Rambut Gimbal



Tujuan dilakukan Grooming yaitu menghilangkan bulu mati dan menyisirnya. Waktu yang diperlukan hanya butuh 10-20 menit. Hal ini dilakukan untuk merawat rambut agar tidak gimbal, terutama kelinci berambut panjang seperti Anggora, American Fuzzy Lop, Lion dll. Setelah dilakukan grooming rambut akan menjadi indah dan sehat.

Rambut yang gondrong perlu dipotong. Bagi kelinci berambut panjang yang belum pernah dicukur, perlu dilakukan pemotongan total. Tak perlu gundul, sisakan 1-2 cm. Rambut akan tumbuh dengan bagus. Satu siklus pertumbuhan rambut kelinci 6-12 bulan. Pencukuran maksimal 2 kali dalam setahun.

Setelah rambut tumbuh bagus, pencukuran total tidak perlu lagi. Cukup rapikan bulu 2-3 bulan sekali. Pertumbuhan bulu cukup pesat apabila makanannya berkualitas. Pemotongan meliputi area mulut,kaki dan anus . Agar tidak menganggu waktu makan dan jalan. Juga tidak kotor waktu buang air besar dan kencing.



Beberapa peralatan mandi kelinci :
  1. Dua buah bak mandi
  2. Alat keramas ( perlak bayi )
  3. Sampo
  4. Handuk bersih dan hair driyer
  5. Sisir
  6. Bedak
  7. Cadangan air hangat
  8. Cotton bud, baby oil dan gunting kuku
Kelinci dapat dimandikan apabila berumur diatas 3 bulan. Kalu belum cukup umur jangan dimadikan dulu, karena struktur tubuhnya belum sempurna. Kalau belum bisa mandi, coba dibiasakan mengenal air secara bertahap. Awalnya cukup dilap dengan air hangat. Setelah tenang dan suka , baru boleh dibasahi. Yang terpenting saat melakukan Grooming/mandi kondisi harus dipastikan kondisi sehat dan baik.

Hal - hal yang perlu diperhatikan dalam memandikan kelinci :
  1. Jangan memaksa kelinci yang tak mau mandi
  2. Gunakan air hangat untuk mandi
  3. Gunakan shampo bayi atau shampo kucing
  4. Jangan merendam kelinci yang belum biasa mandi
  5. Air jangan sampai masuk hidung atau telinga
  6. Keringkan segera setelah mandi

Fungsi Air Minum Pada Kelinci

Mungkin kita sering menemukan beberapa peternak tradisional jarang memberikan air minum pada kelinci. Seolah-olah kelinci tidak membutuhkan air minum. Padahal kebutuhan air minum mutlak bagi kelinci dan itu nyata bagi kelinci yang pakannya pakai konsetrat ataupun hay.

Air minum yang diberikan harus bersih, segar dan tidak tercemar penyakit. Pemberian air minum dikandang diusahakan jangan banyak yang tumpah sehingga dapat mengotori kandang dan tercampur dengan makanan. Diusahakan ditempatkan pada botol yang bisa manampung kebutuhan air minum kelinci selama 1-2 hari dan tidak tercampur dengan makanan ataupun kotoran kelinci itu sendiri.

Mengapa kelinci memerlukan air minum, dengan adanya air minum kelinci :
  • Membantu pecernaan
  • Mempercepat pertumbuhan
  • Menjaga keseimbangan eektrolit dalam tubuh
  • Mencegah kehausan
Kadang kali kita temukan perbandingan peternak yang kelinci diberikan air minum dengan yang tidak dikasih air minum, perbedaan kelihatan berat badan pada usia anakan maupun indukannya. Kelinci yang dikasih air minum jelas pertumbuhan akan lebih bagus dan besar. ini kelihatan jelas pada anak kelinci yang dikasih air minum tentunya lebih besar dibandingkan yang tidak diberikan air minum.

Berapa kebutuhan air minum untuk kelinci :
  • Induk kelinci yang hamil muda sedikitnya 0,27 liter/hari
  • Induk bunting tua sedikitnya 0,57 liter/hari
  • Induk menyusui dengan usia anak 6 minggu sedikitnya 2,3 liter/hari
  • Induk menyusui dengan usia anak 8 minggu sedikitnya 4,5 liter/hari
Mengapa peternak tradisional tidak memberikan air minum pada kelinci ? Hal ini dikarenakan para peternak banyak memberikan pakan/rumput segar dibandingkan konsetrat atau pakan kering. Rumput/pakan segar mengandung kadar air 80% .Berarti kalau kelinci memakan rumput segar 5 kg per hari, yang 4kg ( 4liter) adalah air.

Persediaan air minum mutlak diberikan disaat kelinci mengosumsi pakan kering , seperti pelet, hay, bekatul,dedak, bungkil kelapa dll.

Semoga bermanfaat

Sumber : buku kelinci "KELINCI POTONG & HIAS

Faktor Yang Mempengaruhi Kebuntingan

Ada beberapa faktor yang mneyebabkan kegagalan dalam bunting atau rendahnya kehamilan . Hal ini yang sering membuat kita kecewa dan tidak bersemangat dalam hal beternak kelinci. Ini tidak terjadi apabila kita mengetahui masalah-masalah yang terjadi dalam proses kawin atau dalam proses setelah kawin.

Beberapa faktor tersebut antara lain :
  1. Kebutingan Palsu
  2. Temperatur
  3. Umur
  4. Kondisi
A. Kebuntingan Palsu
Problem ini kemungkinan besar pernah dialami oleh sebagian peternak kelinci, dimana kelinci sudah menunjukkan kondisi hamil /kebuntingan tetapi kelinci tidak melahirkan anak. Ini disebabkan karena pada saat kawin tak ada kesuburan atau adanya kegusaran seksual pada saat induk betina yang dikawini oleh pejantan asing, dimana induk betina belum kenal atau berdekatan dengan pejantan yang mengawini. Induk yang mengalami bunting palsu ,tidak bisa bunting selama kebuntingan palsunya berakhir. Bunting palsu berakhir biasanya selama 17 hari. Benar-benar mengakhiri bunting palsu sesudah 18 atau 22 hari, yang disertai dengan mencabuti bulunya untuk membuat sarang. Setelah berakhir bunting palsu baru dapat dikawinkan kembali.

B. Temperatur
Temperatur yag terlampau tinggi , terutama perubahan udara yang sangat mendadak dapat mengakibatkan kelinci tidak subur/mandul. Dimana produksi sel telur induk betina tidak normal pada masa tidak subur dan dapat mengakibatkan kelinci menjadi keriput dan nafsu makan turun. Demikian juga pejantan , produksi sel jantannya juga tidak normal. Hal ini dapat disiasati bagi peternak yang daerah suhunya di atas 25 derajat C dapat membaut kandang untuk peternakan dibawah pohon yang rindang, sehingga suhu sekitar kandang akan turun dan kelinci menjadi nyaman. Bagi penghobi yang jumlah kelincinya sedikit dapat juga pada saat cuaca panas kelinci ditempatkan diruang ber AC sehingga produksi sel nya bagus dan normal.

C. Umur
Kegagalan bunting dapat disebabkan karena kelinci dikawinkan pada usia muda. Umumnya kelinci kecl/sedang pada usia 5-6 bulan sudah bisa hamil. Untuk kelinci besar seperti flam, new zealand umumnya pada usia 7-8 bulan. Induk kelinci dapat memproduksi bagus sampai dengan umur 3 tahun, ada juga samapi 4-6 tahun dengan pemeliharaan yang bagus masih dapat berproduksi.

D. Kondisi Penyakit
Mengawinkan kelinci dalam kondisi sakit , akan mengakibatkan kegagalan bunting. Karena kelinci yang sakit, nafsu makan turun dan pertumbuhan biologisnya tidak normal dan kelinci menjadi kurus. Hal ini mengakibatkan alat reproduksi tidak maksimal dan saat kawin akan menimbulkan kegagalan bunting.

Sumber : Buku " Pemeliharaan Kelinci

Data Biologis Kelinci

Dalam Pembahasan kali ini tidak ada salahnya kita mengetahui data biologis detail mengenai kelinci, dengan itu kita kan tahu perencaannya untuk beternak pet yang menggemaskan ini.

Lama Hodup : 5 ~ 10 tahun, dapat sampai 12 tahun
Lama produksi Ekonomis : 1 ~ 3 Tahun
Lama Bunting : 30 ~ 35 hari , rata- rata 31 - 32 hari
Kawin sesudah di sampih : segera sesudah beranak atau sesudah 4 - 6 minggu , biasanya
setelah anaknya disapih
Umur anak di sapih : 6 - 8 minggu ( kalau di oeengs rabbit minimal usia sapih 2 bulan )
Umur dewasa : 4 - 10 bulan
Umur dikawinkan : segera sesuadh timbul periode estrus
( kelinci kecil/sedang Min 5 bln, Kelinci Besar min 8 bulan )
Perkawinan : Pada masa estrus
Ovulasi : terjadi 9 -13 jam setelah kawin, kalau perkawinan steeril, bunting
palsu terjadi selama 14 - 16 hari.
Fertilasi : 1 - 2 jam setelah kawin
Segmentasi ovum : 3 - 4 hari ( menjadi blastosel )
Implantasi : 7 - 7,5 hari sesuadah kawin
Berat Dewasa : 1,5 - 7 kg jantan, betina : 1,4 - 6,5 kg betina
Berat Lahir : 30 - 70 gram, tergantung jumlah anak dan berat induk
Jumlah Anak : rata-rata 4 , maksimal 10
Puting susu : 8 pting, sepasang didada, dua pasang di perut, dan sepasang
diselangkangan
Perkawinan kelompok : dalam satu kandang; seekor jantan dewasa cukup untuk
10 - 15 ekor betina
Kecepatan Tumbuh : 15 - 20 gram/hari hingga umur 8 minggu ;
100 -150 gram/minggu hingga umur 26 minggu
Aktivitas : senja dan sumbuh

MEMAHAMI BAHASA TUBUH KELINCI KITA

Pernahkah anda berlama-lama di dekat kandang kelinci kita..?? Coba perhatikan dengan seksama. Pasti akan anda dapati perilaku perilaku yang unik dan kadan lucu..? Apakah anda sudah memahami.. mari kita amati bersama.
Berikut beberapa perilaku kelinci kita yang sebenarnya merupakan bahasa tubuhnya untuk mengekspresikan dirinya :
1. Mendengus, biasanya disertai menjauh ke pojok kandang; ini menunjukkan dia marah pada kita, karena mungkin kita pernah sedikit kasar padanya.

2. Berputar-putar dalam kandang, jika dia sudah dewasa, biasanya ingin kawin atau sudah birahi, jikalau masih kecil/anakan,pertanda dia sedang suka hati terhadap perlakuan kita selama ini.

3. Menyemprotkan air kencing, biasanya pejantan. Kalau dia melakukan saat sedang diluar kandang, berarti dia sedang membatasi daerah kekuasaanya,biasanya juga disertai mengorek-ngorek tanah dan membuang kotoran. Perhatikan dia begitu kita lepas pasti melakukannya. Jadi jangan pernah melepas kelinci jantan secara bersamaan. Pasti akan berkelai jika batas kekuasaannya dimasuki pejantan lain. Jika menyemprotkan air kencing dalam kandang berarti dia ingin menunjukkan bahwa dia pejantan.

4. Menggosok-gosokkan dagu ketika kita datang, pertanda dia enjoy dengan kita, seolah sahabat yang akrab. Biasanya dia ingin kita elus.

5. Meloncat dan berputar saat di tempat lapang, pertanda ia sedang bahagia. Biarkan jangan di ganggu, jangan dimasukkan ke kandang dulu, tunggu sampai dia capek dan tiduran, baru kita angkat ke kandang.

6. Ketika kita mendatanginya kelinci yang berdiri tiba-tiba berbaring miring atau tengkurap, menunjukkan kelinci kita pingin dimanja oleh kita, dielus kepala dan bagian pantatnya.

7. Menghentakkan kaki ke lantai/tanah. Jika tiba-tiba, biasanya malam hari, kelinci menghentakkan kakinya sekali dengan keras. Kemudian di susul kelinci lainnya melakukan hal yang sama (nampak jelas jika koloni dalam kandang batere atau letaknya berderet), maka ini merupakan kode pada koloninya, bahwa ia melihat bahaya, pemangsa seperti anjing, kucing, biawak dsb. Dan ia memberitahukan pada temen-temennya bahwa ada bahaya lewat atau mendekat.

Friday, 11 November 2011

anakan flemish giant